Senin, 17 November 2014

Puisi Dengan Tema Keindahan Alam

I'm not a kinda romantic,, So, kalo udah ada tugas ngarang, apalagi bikin puisi, beuhhh angkat tangan :D
   
     Jadi ceritanya gini, kebetulan pas belajar Bahasa Indonesia gurunya nugasin untuk bikin puisi dengan tema yang ditentukan, nah lajur aku dapet temanya "Keindahan Alam" beruntung kumpulin tugasnya minggu depat (syukur).. Dengan tekad yang kuat, aku niat dalam hati untuk bikin tu puisi ntar malemnya. Emang sihh aku bikin entar malemnyaa, tapi entar malem yang besoknya puisi mau dikumpulin, Artinyaa aku udah nunda tugas itu selama seminggu.. Kebiasaan sih emang kadang-kadang sering nunda-nunda tugas (DILARANG KERAS UNTUK DITIRU!!!!) 

     Berbekal kertas hvs, pensil dan penghapus, akhirnya aku coba berdamai dengan ni tugas.. Keindahan alam? aApa aku harus nyelipin kalimat-kalimat romantis? atau Syukur atas Keindahan alam yang diberikan Allah? Atau tentang kerusakan alam? Aku mulai bingun dengan isi puisi dan judul. Keinget pesan ibuk guru "kalau untuk keindahan alam, kamu harus bikin gambaran seperti alam yang dulu indah, sekarang rusak,tapi kata-katanya tidak boleh frontal, pakai kalimat bermajas"
 Mampus!!! Aku nggak bisa bermain dengan kata-kata apalagi bermajas.. Tidak frontal?? Beuhh susah buat ngerubah kebiasaan frontal..

Akhirnya tidur dulu,, siapa tau abis bangun tidur subuh-subuh nanti punya ide bagus,, mungkin bawaan kurang istirahat juga kali yaa sampe-sampe ide-ide tu nggak muncul di otak..
Akhirnya aku siap-siap buat tidur. Cuci tangan, cuci kaki, cuci muka, gosok gigi,, blablabla ritual sebelum tidur pun gua kerjain, Ceritanya solat Isya udah selesai tadi.. Trus pas gua mau meluk guling, mau baca do'a sebelum tidur tiba-tiba terlintas berbagai macam kalimat dan untaian kata seliweran di otak. Daripada lupa, mending langsung dibikin ajan.. Hihihi,

      Jadi puisi aku ini punya satu tema, satu judul tapi punya dua senses, yang satu tentang kerusakannya, yang satu tentang rasa syukurnya..

     DAAAANNNNNNN,,, INI DIAAAA.....  Maklum aja kalau jelek,, hihi..


  • SENSE I





SENJA DI PANTAI INI

KARYA : WAHYUNI ZALITA


Senja telah tiba
Sang surya hendak kembali ke peraduannya
Namun tak menggurungkan niatku
Untuk menikmati kesempurnaan ciptaan Tuhan ini

Aku berpijak di pasir putih nan lembut
Mendekati buih-buih ombak yang diciptakan oleh
deburannya yang berkejaran
Kubiarkan ombak ini
mengusap kedua kakiku seperti menari-nari

Ku dudukkan tubuhku
Di atas hamparan pasir putih ini
Sembari membentuk goresan-goresan tak jelas
Yang akan lenyap bersama sapuan ombak
Nyiur melambai-lambai
Seolah mengucapkan selamat tinggal pada sang surya

Ku tutup mataku menikmati hembusan angin sepoi-sepoi
Yang menambah indahnya senja di pantai ini
Hatiku pun berbisik


Terima kasih Tuhan

Telah engkau ciptakan alam yang begitu sempurna




SENSE II



SENJA DI PANTAI INI
Karya : Wahyuni Zalita


Masih segar di ingatanku
Senja itu, setahun yang lalu
Kulangkahkan kakiku
Di atas pantai berpasir putih
Yang begitu lembut dan bersih ini

Ombak berkejaran
Menciptakan suara alam yang indah
Bersama dengan kicau burung-burung kecil
 yang hendak pulang ke sarangnya

Nyiur pun ikut melambai-lambai
Seolah mengucapkan selamat tinggal pada sang surya
Yang akan kembali ke peraduannya
Betapa indahnya senja itu


Kini kembali kulangkahkan kakiku di pantai ini
Pantai berpasir putih ini kini tak seperti dulu
Banyak benalu yang berserakan di atasnya

Ombak yang bergulung-gulung berkejaran
masih menciptakan irama yang sama
Namun terdengar memilukan
Seolah mengatakan kepada insan ini
Bahwa sudah terlalu banyak benalu yang ikut terombang-ambing
Bersama dengan air laut ini

Nyiur tetap melambai dengan gerakan yang sama
Namun nyiur-nyiur itu sudah mulai lenyap satu persatu
Semburat merah yang tak biasa pada senja itu
Seolah menyiratkan kesedihan sang surya
Atas apa yang telah terjadi pada pantai ini

Siapa yang sudah merusak ciptaan Tuhan ini?


Rabu, 18 Juni 2014

Tentang Ayah dan Surat Kecil Untuk Ayah

TENTANG AYAH


Ayah..
Itu adalah panggilan kesayanganku buat Kakek...
Sore itu,, 16 Juni 2010..
Ketika itu adalah minggu tenang setelah ujian semester ke 4, namun masih belum ada izin untuk meliburkan diri..
Tiba-tiba datang telfon dari kampung.. Tempat Ayah dan Nenek tinggal..
Dan di telfon itu nenek bilang ke Mama, "Nak, ayah nyuruh kamu pulang.. Ayah rindu kamu, Yuni, Harry dan Tas (papa saya) nak.. Ayah sedang dalam kondisi yang tidak sehat.." Lalu kala itu mama menjawab, "iya ma.. Saya akan urus izin Yuni dan Harry,, lalu meliburkan les di rumah dan pulang ma.. Bilang sama papa supaya sabar sebentar yaa ma." Dan percakapan pun berhenti disitu..

Malamnya,, aku, adekku, mama dan papa nelfon ke Ayah dan Nenek di kampung..
Jujur aku sangat menanti hari libur karena di hari libur itu aku bisa bertemu dengan Ayah dan Nenek. Dan aku sangaaatt merindukan beliau..

Aku tak menyangka malam ini adalah malam terakhir kami mendengar suara dan nasihat Ayah..
Dengan suaranya yang khas dan kedengaran pelan,, Ayah berpesan untuk terakhir kalinya padaku..
"Nak,, Jadilah anak yang solehah,, patuh sama mama papa,, bimbing adek buat jadi anak yang baik juga.. Seandainya Ayah sudah tiada,, Jaga juga Nenek. Walaupun Yuni perempuan, Yuni harus bisa jaga keluarga Yuni.. Sholat dan baca Alqur'an jangan pernah ditinggalkan.. Maaf ayah cuma bisa meninggalkan Ilmu dan nasihat untuk Yuni,, Untuk  Harry.. Jaga kesehatan ya nak.."
Mataku sudah berembun,, dan bersiap menjatuhkan air matanya yang sudah tak terbendung.. Ya Allah,, jangan ambil Ayah terlalu cepat, Sembuhkanlah ayah yaa Allah,, dan jangan jadikan ini sebagai yang terakhir kalinya yaa Allah..

17 Juni 2010..
Paginya mama sudah mengurus izin untuk libur selama beberapa hari..
Siangnya aku ingin menelpon Ayah,, menanyakan kabar ayah.. Namun yang mengangkat telpon hanya nenek.. "Ayah sudah mendingan.. Beliau lagi mandi,, hati-hati besok yaa nak.."..

Seandainya aku tau kalau ayah akan pergi keesokan harinyaa.. aku akan pergi saat itu juga,, atau menelpon ayah sepuasnyaa.. mendengarkan suara ayah yang khas itu..

Jum'at,, 18 Juni 2010,, 04.45 WIB
Azan Subuh berkumandang syahdu.. Kami sudah bersiap berangkat menuju Batang Kapas, Pesisir Selatan.. Tujuan pulangku yang kedua.. Sembari mengambil wudhu', Wajah ayah terlintas dalam pikiranku.. Apakah Ayah sudah bangun,, bagaimana keadaan Ayah sekarang,, Bagaimana reaksi ayah ketika kami sudah berada di dekat Ayah nanti.. Dan itu menari-nari dalam pikiranku..

Namun selepas azan,, Telpon berbunyi.. Aku bisa merasakan nyeri di bagian jantung.. berdetak lebih cepat dari biasanya.. Entah apa yang sedang dibicarakannya ditelpon itu aku tak mengerti,, namun ketika kata "Innalillahi wa inna ilaihi roji'un" terdengar,, aku membeku.. "Nak,, Papa sudah duluan,, Papa pergi bersamaan dengan azan Subuh berkumandang nak,, Papa sudah tenang.. Maafkan semua kesalahan papa yaa nak..".. Begitulah kalimat yang terucap dari Nenek..

Dan rasa Nyeri di Jantungku menghilang seiring dengan dikumandangkannya Iqamah subuh itu..

Selamat Jalan Ayah...

Dan segera saja,, kami berangkat ke kampung.. Bukan dengan tujuan untuk berlibur atau menjenguk ayah,, tetapi dengan tujuan menghantarkan ayah ke tempat peristirahatan terakhirnya..

Aku terpaku di depan jenazah Ayah.. Melihat wajah ayah yang damai dan sunggingan senyum ayah yang khas,, membuat aku tersenyum dan menangis dalam waktu bersamaan.. Ayah sudah tenang di sisi Allah.. Biarlah Ayah pergi,, agar sakit yang diderita ayah hilang,, agar ayah tidak perlu memikirkan hal-hal lain yang akan membuat beliau sakit lagi.. Hanya ada senyuman dan kebahagiaan..

Setelah kulantunkan doa dan bacaan ayat suci Alquran disisi Ayah,, aku bisikkan sesuatu di telinga ayah "ayah teruslah tersenyum seperti ini.. beristirahatlah dengan tenang ayah..Yuni sama Harry nggak akan ngejahilin ayah lagi  dalam tidur ayah.. tidur yang tenang ayah.. "

Dan itulah saat terakhir kalinya kami bersama ayah hinggia di tempat peristirahatan terakhir Ayah..

Ayah apa kabar?? Rindukah ayah dengan kami?? Sehatkah ayah disana?? Bahagiakah ayah disana?
Kami rindu Ayah.. Liburan kami tanpa tujuan sekarang.. Bulan Ramadhan dan lebaran pun tersa sedikit kosong ayah,, :")
Sudah 4 tahun ayah pergi,, sudah tahun kelima kami berpuasa dan lebaran tanpa ayah
Yahh, sekarang cucu-cucumu sudah besar yahh..
Ayah sekarang sudah seperti apa?? Apakah masih tampan,, dan senyum ayah masih sama kah?
Kapan kita Sholat berjamaah lagi yah? Kapan kita duduk santai di kursi merah panjang yang ayah buat waktu itu? Kapan kita olahraga pagi lagi ayah??
Ayah tau tidak?? Buah mangga yang ayah tanam waktu itu berbuah lagi.. Rasanya sedikit berbeda karena nggak dimakan bareng ayah..
Oh iyaa,, Harry udah makin tinggi loh yahh.. katanya dia mau seperti ayah.. Dia pengen jadi datuk seperti Ayah..

Hmmm.. Dan rasanya tetap sama..
Serasa ayah masih berada di dekat kami..
Istirahat yang tenang ayah.. :")
Kami sangat merindukan ayah..
We'll see you again.. :")

18 JUNI 2014

SURAT UNTUK AYAH



Kamis, 22 Mei 2014

About What I'm Feeling Right Now

THINGS WILL GET BETTER

I'm the one that's always been here
Even thru the darkest nights 
And brave the tide for you 
And me 

All I ever needed was you
You never have the worry at all
What happen to us
What happen to love

Every step seems just a lil better
Lil mistakes don't really seem to matter
I want that going ok.
As long as I got you and you got me

I've been saying to myself be stronger
Like work it out; its gonna take a lil bit longer 
As long as I got you, you got me, you say 
Things will get better

A mirrors now would've been so clear
Every shadow like a broken glass
Can we mend the past with me 
And you

Maybe I should face the truth 
I need you to be what I know you can be
Don't give up on us 
Don't give up on loooveeeee

Every step seems just a lil better
Lil mistakes don't really seem to matter 
I want that going ok
As long as I got you, and you got me

I've been saying to myself be stronger
Like work it out; its gonna take a lil bit longer
As long as I got you, you say
Things will get better

Ohh yeaa yeaa 
Hmm yeaahh
Uhmmm mmm

Things will get better





This song is reminding me about Wu YiFan and EXO 's issues.. Hope everything will get better soon.. 




Kamis, 13 Februari 2014

Rabu, 15 Januari 2014

All Sceneries

Kalau UAS udah selesai itu rasanyaa,,, stres, sakit kepala itu semua bergabung jadi satu..
Jadi, Minggu pagi, Aku langsung cabut ke Pesisir Selatan, Sumatera Barat buat relaks sejenak.. Secara pemandangan di sana masih nature banget,, udaranya sejuk dan bersih..

Hmmm,, ini ada beberapa foto yang aku ambil selama di perjalanan.. 
Fotografer amatiran.. kkk 
Check it out!!!!






 
Nah kalau yang satu ini favorit aku nih...



Nah kalau yang ini taken by Choi Siwon.. di post di akun Weibo nya. aku suka banget..
Masih Nature juga..


Ciptaan Tuhan itu sungguh luar biasa indahnya.. Nah jangan biarkan tangan-tangan jahil merusak mereka.. Mari kita jaga bersama :)


2014.01.15
WZ